*PASANGKAYU, http://LIPUTANSULBAR.ID –* Kritik keras terhadap pemberantasan narkoba di Kabupaten Pasangkayu dilontarkan Masbur. Ia mendesak Polda Sulawesi Barat dan BNN Provinsi Sulbar tidak hanya berhenti pada komitmen dan slogan perang terhadap narkoba, tetapi harus menunjukkan bukti nyata di lapangan.
Menurut Masbur, maraknya informasi dugaan peredaran narkotika di Pasangkayu harus menjadi perhatian serius aparat. Setiap laporan masyarakat, kata dia, harus ditindaklanjuti secara profesional, transparan, dan sesuai prosedur hukum.
“Polda Sulbar dan BNN Sulbar jangan hanya bicara perang terhadap narkoba. Masyarakat butuh bukti nyata berupa tindakan, pengungkapan jaringan, dan penegakan hukum yang transparan,” tegas Masbur.
Ia mempertanyakan keseriusan aparat dalam memetakan jaringan peredaran narkotika di Pasangkayu. Masbur menilai, jika masyarakat sudah berulang kali menyampaikan informasi, publik berhak tahu apa tindak lanjutnya.
“Kalau masyarakat sudah berulang kali menyampaikan informasi, pertanyaannya sederhana: apa tindak lanjutnya? Publik berhak mendapatkan penjelasan yang bisa disampaikan secara terbuka tanpa mengganggu penyelidikan,” ujarnya.
Masbur menegaskan kritiknya adalah bentuk kontrol sosial, bukan untuk melemahkan institusi. Ia meminta evaluasi total pola pemberantasan narkoba di Pasangkayu yang dinilainya masih belum menyentuh akar persoalan.
“Penindakan jangan hanya berhenti pada pengguna atau pengedar kecil. Harus diungkap jaringan dan pemasoknya. Tidak boleh ada kesan hukum tajam ke bawah tapi tumpul ke atas. Siapa pun yang terlibat harus diproses sesuai hukum, tanpa melihat latar belakang,” katanya.
Selain penindakan, Masbur juga meminta BNN Sulbar memperkuat aspek pencegahan, edukasi, dan rehabilitasi bagi korban penyalahgunaan.
“Persoalan narkoba tidak bisa selesai hanya dengan penangkapan. Harus ada strategi menyeluruh,” ujarnya.
Ia pun mengajak masyarakat Pasangkayu untuk ikut aktif mengawasi dan melaporkan dugaan peredaran narkoba melalui saluran resmi.
“Kami tidak minta aparat bekerja di luar hukum. Kami minta aparat bekerja lebih serius, transparan, dan terukur. Pasangkayu butuh tindakan nyata, bukan sekadar pernyataan perang terhadap narkoba,” pungkasnya.
---





