Mateng liputansulbar.my.id- warga desa Tabolang kecamatan Topoyo kabupaten Mamuju Tengah ancam akan menutup akses jalan utama menuju bendungan budong-budong jika perusahaan tidak memberi kejelasan terkait perbaikan dan ganti rugi pelebaran jalan yang merupakan akses utama proyek strategis nasional, Jumat (03/01/2025)
Merespon hal tersebut komisi II DPRD Mamuju Tengah gelar rapat dengar pendapat (rdp) bersama warga desa Tabolang yang meminta untuk mendesak PT. Brantas abibraya selaku pelaksana pembangunan bendungan budong-budong memberikan kejelasan terkait ganti rugi perbaikan dan pelebaran jalan
Andi Tenri perwakilan warga Tabolang mengatakan kira akan lakukan rdp lanjutan dan jika belum ada kejelasan kami akan melakukan penutupan akses jalan utama menuju proyek bendungan, tegasnya
Sementara itu Yulius Sanusi ketua komisi II DPRD Mamuju Tengah yang memimpin RDP tersebut juga mepertegas bahwa pihaknya akan akan melakukan RDP lanjutan untuk mendapatkan jawaban pasti dari pihak perusahaan terkait permasalahan yang di alami oleh masyarakat desa Tabolang, ungkapnya
Kami berharap ada kejelasan yang di berikan dari pihak perusahaan kepada masyarakat terkait persoalan tersebut, sebab pihaknya juga tidak bertanggung jawab jika warga yang ingin menutup akses jalan tersbut, tutup Yulius Sanusi





