Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Mamuju Tengah menyoroti adanya kejanggalan dalam pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 di Desa Sejati, Kecamatan Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah.
Hal ini diungkapkan oleh Ketua Bidang Hikmah, Hukum, dan Kebijakan Publik PC IMM Mamuju Tengah, Muh. Iksan. Menurutnya, program TMMD yang seharusnya mencakup kegiatan fisik maupun nonfisik, Namun tidak sepenuhnya dirasakan oleh masyarakat. “Diduga kuat banyak program yang dihilangkan sehingga manfaatnya tidak maksimal,” ujarnya.
Padahal, TMMD merupakan program yang dirancang untuk memperkuat pembangunan desa sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat. “Citra TNI sudah baik di mata masyarakat, jangan sampai ketidakprofesionalan dalam menjalankan program justru menghilangkan perspektif positif masyarakat terhadap TNI,” tambahnya.
Untuk itu, PC IMM Mamuju Tengah mendesak agar program TMMD dievaluasi secara cermat dan dilaksanakan dengan prinsip transparansi.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak terkait mengenai dugaan tersebut.





